RAMPEK-RAMPEK KETHEK
Pepatah Jawa di atas
secara harfiah berarti berdekat-dekat atau mendekat-dekat (seperti perilaku)
monyet.
Pepatah ini secara luas
ingin menyatakan tentang perilaku seseorang yang berusaha mendekati orang lain
(yang didekati umumnya orang kaya, berpangkat, atau pintar) dengan tujuan
membuat kerugian (meminta/diberi sesuatu oleh orang yang didekatinya).
Perilaku semacam itu
seperti perilaku kethek ‘monyet’ yang hampir selalu mendekati orang/monyet lain
yang mempunyai makanan/barang tertentu agar supaya si kethek tersebut diberi
makanan oleh orang/monyet yang bersangkutan. Jika tidak demikian, dapat saja ia
mencuri makanan yang dibawa orang/monyet tersebut begitu orang/monyet yang
bersangkutan lalai menjaga makanan/barangnya.***

