PANDENGAN KARO SRENGENGE
Pepatah Jawa di atas
berarti berpandangan dengan matahari.
Matahari yang panas dan
terangnya boleh dikatakan tidak dapat diukur tentu akan menghanguskan apa saja.
Juga akan menyilaukan mata siapa pun juga yang memandangnya. Artinya, tidak ada
satu manusia pun yang tahan akan kekuatannya yang dahsyat. Memandang terik dan
silaunya matahari dengan maksud mengalahkannya adalah tindakan yang sia-sia
atau terlalu berat dan sangat berisiko.
Pepatah Jawa ini ingin
menyatakan tentang bawahan (orang yang dikuasai) yang bermusuhan dengan atasan
(orang yang menguasai) umumnya tidak akan menang. Pepatah ini mungkin setara
dengan bunyi pepatah durian melawan ketimun.***

