GOLEK BANYU BENING
Pepatah Jawa di atas
secara harfiah berarti mencari air jernih.
Air jernih diidentikkan
dengan air bersih yang membawa kesejukan, kesehatan, pemenuhan akan dahaga, dan
kehidupan. Dalam kondisi tertentu air semacam ini kadang sulit didapatkan.
Bahkan pada daerah-daerah tertentu orang harus melakukan perjalanan puluhan kilometer
untuk mendapatkan banyu bening ini. Itu pun dilakukan manusia untuk kesehatan
dan dan kelangsungan hidupnya.
Golek banyu bening dalam pepatah ini sebenarnya lebih berkonotasi pada
proses pencarian seseorang pada seorang guru sejati yang dapat memberikan
pengajaran mulia dan luhur (bening) sehingga orang yang bersangkutan dapat
“bertemu” hal yang ilahi dalam hidupnya. Pendeknya, orang yang bersangkutan
dapat bertemu dengan Tuhan. Manusia yang dapat menemukan Tuhan di dalam hatinya
diibaratkan seperti orang kehausan yang telah mendapatkan banyu bening.
Menenteramkan, damai, tenang, penuh pengharapan dan keyakinan, merasa diampuni
dan dekat dengan Tuhan. Itulah tujuan utama atau tujuan akhir dari ungkapan
atau peribahasa golek banyu bening.***
Baca juga GOLEK-GOLEK KETEMU WONG LURU-LURU

