Mengikuti Jejak Kristus: PASAL 5
BUKU PERTAMA
NASIHAT-NASIHAT UNTUK HIDUP
ROHANI
PASAL 5
HAL MEMBACA KITAB SUCI
1. Di dalam Kitab Suci kita harus
mencari kebenaran dan bukanlah kata-kata yang indah.
Kitab Suci seluruhnya
hendaknya dibaca dalam jiwa, seperti kitab tersebut ditulis.
Lebih baik di dalam
Kitab Suci kita mencari apa yang berfaedah bagi kita daripada mencari keindahan
bahasa.
Kesukaan membaca kitab-kitab
keagamaan dan bersahaja hendaknya sama dengan kesukaan kita membaca kitab-kitab
yang luhur-luhur dan dalam-dalam lainnya.
Janganlah kita
perdulikan, apakah penulisnya itu banyak ilmunya ataupun sedikit; hanya cinta
kepada kebenaranlah hendaknya yang mendorong kita untuk membaca.
Janganlah kita bertanya,
siapa yang mengatakan, tetapi perhatikanlah apa yang dikatakan.
2. Manusia
itu berlalu, tetapi Kebenaran Tuhan tetap tinggal selama-lamanya (Ps.116,2). Dengan pelbagai cara
Tuhan bersabda kepada kita. Keinginan kita untuk mengetahui segala-galanya
seringkali merupakan rintangan pada waktu kita membaca Kitab Suci, karena kita
sengaja mau mengetahui apa yang mestinya lebih baik kita lampaui begitu saja.
Apakah kita ingin
mengambil faedah dari apa yang kita baca, hendaklah kita membaca dengan rendah
hati, bersahaja dan setia, dan janganlah menginginkan agar mendapat nama
sebagai orang berilmu.
Hendaklah suka
bertanya dan dengarkanlah dengan tenang kata-kata orang-orang suci. Janganlah kita
tersentuh pada teladan-teladan para bapa-penulis kita; karena ada juga sebabnya
mengapa perkara-perkara itu tercantum dalam Kitab Suci.(Kamis, 8/5/2014, 06.34WIB)
Baca juga Mengikuti Jejak Kristus: PASAL 6

